Archive for November, 2007

aarrgghhhh malangnya nasibmu..

Friday, November 16th, 2007

Ungu - Cinta Dalam Hati

mungkin ini memang jalan takdirku
mengagumi tanpa di cintai
tak mengapa bagiku asal kau pun bahagia
dengan hidupmu, dengan hidupmu

telah lama kupendam perasaan itu
menunggu hatimu menyambut diriku
tak mengapa bagiku cintaimu pun adalah
bahagia untukku, bahagia untukku

ku ingin kau tahu diriku di sini menanti dirimu
meski ku tunggu hingga ujung waktuku
dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya
dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja
tuk ucapkan selamat tinggal untuk selamanya
dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejab saja

—————————————————————————-

wew… lagunya tragis banget.. bikin sakit hati.. kata anak gaul si " gw banget tyu.."

semuanya hanya dalam hati, aQ cuma bisa menjadi pengagummu.. karena aQ gak mau mnyakiti hatimu..  kebahagiaanmu, senyummu adalah kebahagiaan dan senyum pula bagiQ.. aQ gak tau, apakah kamu tau apa yang kurasakan atau tidak, tapi yang pasti aQ cuma bisa menyimpannya dalam hati, membawanya dalam sejuta awang yang menghiasi setiap mimpi-mimpiQ.. hingga satu saat nanti jika ternyata engkaulah wanita yang telah dipersiapkan sangPencipta untukQ..

wohohoooo.. serius banget yah.. ckckck.. itulah takdir.. semuanya penuh misteri.. mari kita temukan bagaimana serunya memecahkan dan menggapai segala misteri dalam hidup kita ini..

temui ayah bundamu sekarang..

Friday, November 16th, 2007

saatnya menelfon orang tua, minta maaf dan menanyakan kabar mereka, selagi Allah masi memberi waktu.. suksesnya kita saat ini bukan karena kita hebat ataupun pintar, tapi karena kita beruntung punya AyahBunda yang senantiasa bersabar membesarkan kita, mendidik kita dengan penuh kasih sayangnya..

jadikan hari ini, hari esok dan hari-hari selanjutnya dalam hidupmu menjadi hari Ayah dan Bunda.. hari istimewa dimana layaknya sudah saatnya segala kebaikan senantiasa perbuat untuk mereka.. walaupun tak kan mungkin kita membalas segala yang mereka berikan kepada kita, membuat mereka tersenyum saja sudah merupakan anugrah besar.. buat lelah mereka, tangis mereka, keringat mereka yang mencucur demi menjadikan kita sebagai anak yang baik, soleh dan berbakti berubah menjadi sebuah kebanggaan..

ingat lah.. ridhoa Allah ada pada ridho kedua orangtua kita.. dan kemurkaan Allah ada pad kemurkaan orang tua kita

(tambahan dari blog seorang sahabat, )

  1. Berbicaralah kepada kedua orang tuamu dengan sopan santun, jangan mengucakan “ah” kepada mereka, jangan hardik mereka dan berkatalah kepada mereka dengan ucapan yang baik.
  2. Taati selalu kedua orang tuamu selama tidak dalam maksiat, karena tidak ada ketaatan pada makhluk yang bermaksiat kepada Allah.
  3. Berlemah lembutlah kepada kedua orang tuamu, jangan bermuka masam di depannya, dan janganlah memelototi mereka dengan marah.
  4. Jaga nama baik, kehormatan dan harta benda kedua orang tua. Dan janganlah mengambil sesuatu pun tanpa seizin keduanya.
  5. Lakukanlah hal-hal yang meringankan keduanya meski tanpa perintah seperti berkhidmat, membelikan beberapa keperluan dan bersungguh-sungguh dalam mencari ilmu.
  6. Musyawarahkan segala pekerjaanmu dengan orang tua dan mintalah maaf kepada mereka jika terpaksa kamu berselisih pendapat.
  7. Segera penuhi panggilan mereka dengan wajah yang tersenyum sambil berkata : ada apa, bu! Atau ada apa, pak!
  8. Hormati kawan dan sanak kerabat mereka ketika mereka masih hidup dan sesudah mati.
  9. Jangan bantah mereka dan jangan persalahkan mereka, tapi usahakan dengan sopan kamu dapat menjelaskan yang benar.
  10. Jangan kau bantah perintah mereka, jangan kamu keraskan suaramu atas mereka, dengarkanlah pembicaraanya, bersopan santunlah terhadap mereka, dan jangan ganggu saudaramu untuk menghormati kedua orang tuamu.
  11. Bangunlah jika kedua orang tuamu masuk ke tempatmu dan ciumlah kepala mereka.
  12. Bantulah ibumu di rumah dan jangan terlambat membantu ayahmu di dalam pekerjaannya.
  13. Jangan pergi jika mereka belum memberi izin meski untuk urusan penting, jika terpaksa harus pergi maka mintalah maaf kepada keduanya dan jangan sampai memutuskan surat menyurat dengannya.
  14. Jangan masuk ke tempat mereka kecuali setelah mendapat izin terutama pada waktu tidur dan istirahat mereka.
  15. Jangan makan sebelum mereka dan hormatilah mereka dalam makanan dan minuman.
  16. Jangan berbohong dengan mereka dan jangan cela mereka jika mereka berbuat yang tidak menarik anda.
  17. Jangan utamakan isterimu atau anakmu atas mereka. Mintalah restu dan ridho dari mereka sebelum melakukan segala sesuatu, karena ridho Allah terletak pada ridha kedua orang tua dan kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan mereka.
  18. Jangan duduk di tempat yang lebih tinggi dari mereka dan jangan menselonjorkan kedua kakimu dengan congkak di depan mereka.
  19. Jangan congkak terhadap nasib ayahmu meski engkau seorang pejabat tinggi, dan usahakan tidak pernah mengingkari kebaikan mereka atau menyakiti mereka meski hanya dengan satu kata.
  20. Jangan kikir untuk menginfakkan harta kepada mereka sampai mereka mengadu padamu dan itu merupakan kehinaan bagimu dan itu akan kamu dapatkan balasannya dari anak-anakmu. Apa yang kamu perbuat akan mendapat balasan.
  21. Perbanyak melakukan kunjungan kepada kedua orang tua dan memberi hadiah, sampaikan terima kasih atas pendidikan dan jerih payah keduanya, dan ambillah pelajaran dari anak-anakmu yaitu merasakan beratnya mendidik mereka.
  22. Orang yang paling berhak mendapat penghormatan adalah ibumu, kemudian ayahmu. Ketahuilah bahwa surga ada di bawah talapak kaki ibu.
  23. Usahakan untuk tidak menyakiti kedua orang tua dan menjadikan mereka marah sehingga kamu merana di dunia dan akhirat, dan anak-anakmu akan memperlakukan kamu sebagaimana kamu memperlakukan kedua orang tuamu.
  24. Jika meminta sesuatu dari kedua orang tuamu maka berlemah-lembutlah, berterima kasihlah atas pemberian mereka dan maafkan jika menolak permintaanmu serta jangan trelalu banyak meminta agar tidak mengganggu mereka.
  25. Jika kamu sudah mampu mencari rizki maka bekerjalah dan bantulah kedua orang tuamu.
  26. Kedua orang tuamu mempunyai hak atas kamu, dan isterimu mempunyai hak atas kamu, maka berilah hak mereka. Jika keduanya berselisih usahakan kamu pertemukan dan berilah masing-masing hadiah secara diam-diam.
  27. Jika kedua orang tuamu bertengkar dengan isterimu, maka bertindaklah bijaksana, dan beri pengertian kepada isterimu bahwa kamu berpihak padanya jika ia benar, hanya kamu terpaksa harus merupakan penolong yang paling baik.
  28. Jika kamu berselisih dengan kedua orang tua tentang perkawinan dan talak maka kembalikan pada hukum Islam karena hal itu merupakan penolong yang paling baik.
  29. Do’a orang tua untuk kebaikan dan kejelekan diterima Allah, maka hati-hatilah terhadap do’a dari kejelekan mereka .
  30. Bersopan santunlah dengan orang, karena barangsiapa mencela orang tua seseorang maka orang tadi akan mencaci orang tuanya. Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :“Diantara dosa-dosa besar adalah cacian seseorang terhadap kedua orang tuanya; mencaci ayah orang maka ia mencaci ayahnya sendiri, mencaci lbu orang maka ia mencaci ibunya sendiri.”
  31. Kunjungilah kedua orang tuamu ketika masih hidup dan sesudah matinya, bersedekahlah atas nama mereka dan perbanyaklah do’a untuknya.